Menjadikan Internet Murah dan Memasyarakat
9 Nov
Setting Billing Hotspot integrasi Router Mikrotik sangatlah mudah, setalah install mikrotik dengan benar, jalankan aplikasi “Winbox Loader” sehingga anda bisa mengkonfigurasi Mikrotik Router dari Desktop Windows secara mudah dan cepat tanpa harus menghafal command line Mikrotik. Setelah klik dua kali aplikasi Winbox maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Setelah itu klik tanda … maka akan muncul MAC Address Mikrotik yang sedang aktif dalam hal ini klik dua kali Mac Address 00:0B:CD:64:D9:22 dan isikan user admin dan password secara default adalah kosong kemudian klik “Connect”

IP ==> Address List
Klik tanda plus |+| kemudian pada “Address” kemudian isikan nomor IP yang diinginkan misal 192.168.1.110/24 (slash 24 artinya nanti secara otomatis akan mengisi Network dan Broadcast). Kemudian pada “Interface” pilih ether1 dimana ether1 yang akan terhubung dengan Modem/ISP.

IP ==> Route List
Klik tanda plus |+| kemudian pada “Gateway” isikan IP Gateway anda, misal 192.168.1.1 Kemudian klik “OK”

New Terminal
Maka akan muncul tampilan konsole sebagai berikut dan kemudian lakukan ping ke Gateway Internet anda, ketikkan ping 192.168.1.1 Jika berhasil maka akan tampilan seperti gambar di bawah ini dan itu artinya jaringan dari Mikrotik ke Gateway/Modem telah terhubung dengan normal.

Interface ==> Interface List
Ini adalah untuk melihat interface atau Ethernet card yang mana sedang aktif (konek ke jaringan) yaitu pada posisi “Tx” dan “Rx” maka akan muncul trafik xxx bps. Dalam hal ini adalah ether1 sedang terhubung dengan jaringan LAN

IP ==> DNS
Kemudian klik “Setting” pada “Primary DNS” isikan DNS1 misal 202.134.1.10 dan pada “Secondary DNS” isikan DNS2 misal 202.134.0.155 dan jika setelah klik “OK”

New Terminal
Lakukan testing ping keluar yaitu ke internet misal ke google.com dengan mengetikkan perintah ping google.com jika hasil seperti di bawah ini maka koneksi internet anda sudah konek.

IP ==> Hotspot ==> Hotspot Setup
Pada “Hotspot Interface” pilih ether yang mana yang ingin di jadikan untuk hotspot, dalam hal ini adalah ether3 dan jika ada wireless antena anda pilih wireless. Kemudian klik “Next”

Pada “Local Address of Network” adalah Gateway Hotspot anda, kemudian klik “Next”

Pada “Address Pool of Network” adalah Range IP DHCP yang nantinya di berikan ke user hotspot. Anda bisa tentukan berapa range IP inginkan dalam hal ini adalah dari 10.5.50.2 s/d 10.5.50.254 kemudian klik “Next”

Pada “Select Certificate” pilih “none” kemudian klik “Next”

Pada “IP Address of SMTP Server” biarkan kosong kemudian klik “Next”

Pada “DNS Servers” sudah terisi DNS anda dengan benar dan langsung aja klik “Next”

Pada “DNS Name” biarkan saja kosong kemudian klik “Next”

Kemudian langsung saja klik “Next”

Setelah selesai maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut kemudian klik “OK”

Kemudian lanjutkan dengan konfigurasi Hotspot Mikrotik agar terkoneksi dengan software Billing Hotspot sebaik berikut :
IP ==> Hotspot ==> Server Profiles ==> hsprof1 (klik 2x)
Dari tab “General” pindah ke tab “Login” kemudian hilangkan tanda centang (uncheck) pada “Cookies” kemudian klik “Apply”

Kemudian pindah ke tab “Radius” dan hilangkan tanda centang (uncheck) pada “Use RADIUS” kemudian klik “Apply” lalu klik “OK”
Radius
Klik tanda plus |+| dan pada tab General beri tanda centang pada service hotspot kemudian pada “Address” isikan IP Address radius server Billing Hotspot (PC Linux) dan “Secret” isikan secret id misal 123457890 sesuai yang anda isikan di Linux, kemudian jika selesai klik “OK”

Agar Halaman Login User Hotspot muncul halaman login Billing Hotspot seperti gambar di bawah ini

IP ==> Hotspot ==> Walled Garden
Klik tanda plus |+| dan pada posisi “Action = allow” pilih “Dst. Address” isikan nomer IP server Billing Hotspot, misal 192.168.1.10 kemudian klik “OK”

Jika selesai lakukan upload file ke dalam mikrotik yang udah di konfigurasi oleh Team software Billing Hotspot
Langkah selanjutnya agar Billing Hotspot terintegrasi dengan Router Mikrotik, anda harus login dulu ke Billing Hotspot Manager. Masukkan username, password dan Security Code dengan benar seperti berikut ini.

Setelah berhasil masuk ke Billing Hotspot Manager, masuk Menu Preference ==> Setting Service ==> Pilih /var/www/html/config.client.php kemudian klik “Edit” dan jika selesai klik “Save”
$ipServer=”192.168.1.2”; ==> isikan nomor IP Server Billing Hotspot
$ipMikrotik=”192.168.1.10”; ==> isikan nomor IP Router Mikrotik
$userMikrotik=”admin”; ==> isikan nama user Router Mikrotik
$passMikrotik=”admin”; ==> isikan password Router Mikrotik

Bila tidak bisa di simpan masuk ke Konsole sebagai root di Linux dan ketikkan perintah chmod 775 /var/www/html/config.client.php
Masuk Preference ==> Setting Service ==> Pilih /etc/raddb/clients.conf kemudian klik “Edit” tarik scroll ke baris paling bawah kemudian tambahkan empat baris perintah sebagai berikut dan jika selesai klik “Save”
client 192.168.1.2 ==> isikan dengan nomor IP Router Mikrotik
secret=123457890 ==> isikan secret sesuai di RADIUS Mikrotik
shortname=mikrotik ==> isikan dengan nama label ‘mikrotik’

Masuk Preference ==> Setting Service ==> Pilih /etc/raddb/naslist kemudian klik “Edit”

Bila tidak bisa di simpan masuk ke Konsole sebagai root di Linux dan ketikkan perintah chmod 775 /etc/raddb/naslist
41 Responses for "Setting Billing Hotspot Integrasi Router Mikrotik"
Wah, billing hotspot ini memang cocok untuk Hotel, Cafe, Warnet, RTRW-Net, Resto, Kos-kosan maupun usaha hotspot lainnya. selain mudah pengoperasiannya juga juga bisa di integrasikan dgn router mikrotik sehingga sistem keamanannya bisa dobel.
Trims atas infonya
[Reply]
ooo. jd selain bs menjadi aplikasi sendiri bisa diaplikasikan dgn mikrotik ya???
[Reply]
iya, jadi billing hotspot bisa integrasikan dengan mikrotik sehingga mikrotik sebgai gateway yang menghandle jaringan, manajamen bandwidth, firewall, dll.
server billing hotsppot sebagai manjemen user, report dan radius server
[Reply]
keren…. kebetulan neh..lagi ada project buat bikin hotspot kecil-2an…..
thx buat admin yang dah posting..
[Reply]
Ya getu beow……………..
ilmu di bagi dan di amalkan……………….
[Reply]
wah boleh juga tuh tampilan bilingnya simpel tp mewahh..hhmmmm dijual berapa harga ya ??? terus apa harus terpisah server billing dan radiusnya ??? kalau server radius jadi satu dengan mikrotik dan billign hotspotnya bisa gak ??..tks
[Reply]
admin reply on February 26th, 2009:
bisa liat harganya di http://www.billinghotspot.com/price-list/
[Reply]
Untuk server Radius + Billing Hotspot jadi satu CPU tersendiri dan terpisah dengan mikrotik sebab radius di mikrotik itu cuman link aja. Jadi database user, report, dll ada jadi dgn CPU Billing Hotspot.
Topologinya adalah ISP ==>MIKROTIK ==>BILLING HOTSPOT ==> CLIENT/USER
Harganya versi standard cuman 2 jutaan.
Keterangan lengkap mengenai feauture Billing Hotspot ada di http:///www.billinghotspot.com
[Reply]
bagus euy
lengkap artikelnya
[Reply]
penjelasan yang cukup lengkap…
bisa saya praktekin di kantor.
trims infonya…
[Reply]
iya betul pak
[Reply]
Ternyata begitu ya untuk menggabungkan mikrotik hotspot dengan aplikasi billing. Terima kasih atas info yang berharga ini..
[Reply]
Memang mas admin, pintar dan rajin, sehingga penjelesannya jelas buat kita kita yang pemula ini.
[Reply]
http://www.kotainternet.com/setting-billing-hotspot-integrasi-router-mikrotik.html
wah thanxs pak,, saya puas dengan fasilitasnya billinghotspot.. bravo billinghotspot
[Reply]
Koq kayak pernah baca…
Dimana yahhh…???
Ahhh… Ngga penting…
Yang penting isinya…
Manteeeppp…
Thank’s udah menyebarkan ilmu…
[Reply]
admin reply on August 2nd, 2009:
iya baca aja di http://www.billinghotspot.com
tq
[Reply]
mo nayna ni bozz aku pake mikrotik 2.9.6 tapi di walled garde ga ada dst addresnya gimana donk…bisa ditambahin ga…mohon bantuanya..thx
[Reply]
admin reply on August 2nd, 2009:
iya pak, settingan walled garden itu untuk mikrotik versi 3.xx
kalo mikrotik versi 2.9.xx beda lagi
[Reply]
aku mau pak bisnis ini… tp aku ga ngerti … bisa minta no hp x pak
[Reply]
admin reply on August 2nd, 2009:
hp 0812 3148 7777
[Reply]
Itu bagian diinstal freeradius ya disisi client?…
settingnya gimana yah?
[Reply]
admin reply on April 20th, 2010:
di client tdk perlu install dan setting apapun, cukup di obtain/dhcp aja. t
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
di sisi client tdk perlu setting dan install apapun cukup di server saja
[Reply]
trims, om. kebetulan aku lagi nyari impormasi ini.
[Reply]
oh jadi dari mikrotik keluar kabel utp ke lan nya pc billing dan dari pc pake lan2 ke radio , gitu >>>> jadi di pc billing perlu 2 eth ya?? menarik juga , dari luar pulau irian bisa support gak, saya perlu yg enterprise . buat hotel dan cafe saya
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
di pc billing hotspot cukup 1 eth saja,
topologi paling sederhana :
Mikrotik masuk ke swicth hub
Pc billing hotspot juga masuk ke switch hub
modem ISP juga masuk ke switch hub
jadi semuanya masuk ke switch hub.
seluruh pelosok indonesia kita support jgn khawatir itu
[Reply]
buat para juragan??
kok setiap user masuk harus setting manual ip ya??
gmna ya cra’a cupaya setiap user gk perlu setting ulang??
mohon bantuan y???
[Reply]
admin reply on April 20th, 2010:
di bikin dhpc aja boss jadi gak perlu manual ip
[Reply]
Kalo untuk setting timer gimana.
maksudnya misal login ke hotspot
tapi dalam jangka waktu tertentu(1 jam misalnya)
akan disconnect begitu.mohon pencerahanya..
terima kasih.
[Reply]
admin reply on April 20th, 2010:
untuk timer hotspot pake billing hotspot aja silahkan coba ke http://www.billinghotspot.com
[Reply]
Mau nanya mas, saya punya RB750G mau dijadikan router hotpost. Saya mau mengaktifkan user manager tapi di V 3.31 untuk RB750G tidka ada. apakah untuk mengaktifkan radius tanpa user manager bisa? Bagaimana kalau RB V3.31 diupgrade? Mohon minta petunjuk lebih lajut…..
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
tdk harus install dan aktifkan user manager bawaan mikrotik
dalam ulasan ini user managernya mengunakan user manager http://www.billinghotspot.com
[Reply]
wah mas sangat bagus dan flexibel penjelasannya…terima kasih ilmunya..jangan bosan2 ya mas..Bravo http://www.Kotainternet.com
[Reply]
Kemudian pindah ke tab “Radius” dan hilangkan tanda centang (uncheck) pada “Use RADIUS” kemudian klik “Apply” lalu klik “OK”
mau confirm, itu sebenarnya di centang atau tidak? karena seting remote-nya saya liat Use Radius masih tercentang
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
dicontreng aja boss
[Reply]
Kalau tuk mengatur bw per usernya gimana ya?
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
iya bisa pak, tinggal di isikan limit bandwidth up/down ketika bikin user
[Reply]
keren… kalo buat free wifi ajj gimana tanpa billinghotspot??
[Reply]
admin reply on August 19th, 2010:
iya bisa pak, tdk ada msalah
[Reply]
terima kasih ya pak atas pembelajaran nya..
mudah2an saya bisa lebih lanjut nya..
nd mohon bantuan nya juga ya…
trims..:)
[Reply]
Leave a reply